Proses
Produksi Benang Polyester
![]() |
BENANG POLYESTER |
1.
Pengertian
Benang Polyester
Benang Polyester merupakan benang sintetis yang terbuat dari minyak bumi
( dalam bentuk CHIPS) yang dibuat
melalui proses pemanasan dan penarikan sehingga memiliki kualitas menyerupai benang sutra
2.
Macam
– macam Benang Polyester
Benang Polyester
memiliki beberapa macam, diantaranya :
a. POY (
partially oriented yarn)
POY ( partially
oriented yarn) merupakan benang sintetis yang terbuat dari bahan baku Chips
yang masih bias diorientasi, masih memiliki daya kemuluran yang tinggi tetapi
memiliki kekuatan Tarik yang rendah karena belum terkristalisasi dengan
sempurna.
b. SDY (Spin
draw yarn)
SDY (Spin draw
yarn) merupakan benang sintetis yang sudah berkarakter matang dan siap diproses
untuk dibuat jenis benang yang lain.
c. DTY (Draw
terxturizing yarn)
DTY (Draw
terxturizing yarn) merupakan benang POY yang diproses lagi dengan proses
twisted dan drawing secara simultan sehingga menjadi benang yang baik untuk
dijadikan tenunan kain.
d. DSY( Diferential
shrinkage yarn)
DSY( Diferential
shrinkage yarn) merupakan benang yang dihasilkan dari proses doubling yaitu
proses penggabungan benang POY dan DTY dengan tekanan angin.
3.
Bahan
Baku Pembuatan
Bahan baku pembuatan benang sintetis polyester adalah CHIP PET yang
merupakan hasil polimerisasi etilen glikol dengan asam tereptalat melalui
proses polimerisasi kondensasi. Beberapa jenis chips diantaranya chip SD (semi dull),chip SDOB (semi dull
optical bright), chip BR (bright), chip DD (dop dyed), chip FD(full dull), chip
CDP(cationic dyedble polyester), chip FR(flame raterdend), chip MD (medium
dull), chip OB (optical bright)
4.
Alat
– alat produksi
a.
Silo
Merupakan alat penampungan
chips berbentuk tabung dengan permukaan dasar mengkrucut dengan kapasitas 3 Ton.
b.
Crystalizer
& dryer
Merupakan alat
penyaring debu dan kotoran pada chips dengan cara chips di semburkan dengan
blower udara panas bertekanan dan penghisap debu di bagian atas.
c.
Hopper
Merupakan alat
penampung chip kering
d.
Extruder
Merupakan alat
untuk melelehkan chips menjadi polymer dengan 5 zona (1=315°C, 2=310°C, 3=285°C, 4=283°C, 5=282°C) ber temperature tinggi
e.
CPF (Continous
Polymer System)
Merupakan alat
enyaring kotoran polymer bertekanan tinggi
f.
Spinneret
Merupakan komponen
dalam pack yang berfungsi untuk membentuk benang, ukuran dan jumlah benang
g.
Goddet
Merupakan alat berbentuk tabung dengan pemanas berfungsi untuk menarik
benang atau memberi perenggangan benang agar benang mencapai titik renggang
maksimal.
h. Take up Winder
Merupakan alat
dengan system penumatik hidrolik automatis yang berfungsi untuk menggulung
benang dengan kecepatan tinggi, dalam 1 winder terdapat 8 bobin / 8 gulungan
benang.
5.
Proses
Produksi
Pembentukan benang filamen dilakukan dengan tiga proses
diantaranya :
a.
Proses Dryer ( Pengeringan)
Merupakan proses menurunkan kadar air dalam chips, chips
material memiliki kandungan air sebesar 0,3-0,5%. Chips akan dikeringkan mencapai
nilai kandungan air sebesar 0,002-0,004% yang kemudian disebut Dry chips, Dalam
proses pengeringan ini menggunakan alat Crystalizer dna Dryer, dan setelah
proses dryer chips kering akan di convey dengan blower udara ke hopper
penampungan untuk ke proses Melting.
b.
Proses Melting
Merupakan proses pelelehan chips menjadi filamen, chips dari
hopper akan di transfer ke mesin Extruder dengan 5 zona dan tempratur yang
berbeda (1=315°C, 2=310°C, 3=285°C, 4=283°C, 5=282°C) sehingga chips meleleh
sempurna menjadi filamen polyester. Kemudian polymer tersebut ditekan dengan
udara memasuki alat CPF (Continous polymer filter) dengan temperature 110°C
untuk memfilter polymer dari kotoran & karbon, agar tidak terjadi break
filamen.
Polymer kemudian di tekan dengan spinning pump untuk dialirkan
ke spinneret untuk menentukan banyaknya filament yang dikehendaki, kemudian
filament didinginkan dengan suhu 20-25 °C dan di beri finish oil.
c.
Proses Take Up ( Penggulungan)
Dalam proses ini Filament kemudian digulung dengan mesin Winder,
namun sebelum digulung filamen terlebih dahulu melewati guide-guide yang
tersusun untuk membagi bengan satu persatu, kemudian filament akan melalui
Godet 1 & Godet 2 untuk mengalami proses penarikan dan pemanasan dengan
suhu 150°C dan kemudian filamen akan digulung dengan mesin Winder
dengan kecepatan 2700-3200 Rpm.
6 komentar
Click here for komentargood job
Replythank you for article is very very .....top
Replythanks.. succed for you
Replyxiexie..
Replyoh ne...
Replyyou smart
ReplyConversionConversion EmoticonEmoticon